langitku yang gelap
aku tau kau kan mempertemukanku dengan pagi yang sama
walau gelap akan tetap memberikanku dalam setiap keindahan
namun ku ragu akankah ku mampu menjemputmu hai pagi
disini ku berangkat dari gelap menuju terangmu
berlari terus memburu cakrawala
meski biasmu menghalangi langkahku
aku harus tetap terjaga
langitku, tiraimu yg dulu tertutup rapat
kini perlahan terbuka lebar untukku
kan ku hela nafasku untuk menyongsong terangmu
pagi yang telah menyatukan kita lagi.
#super afreza
Sabtu, 25 Mei 2013
Selasa, 21 Mei 2013
penyair buta
aku bukanlah seorang penyair
karena setiap goresan tintaku
seperti sembilu membelah lidah
sebab ia lebih tajam dari sebuah pilu.
namun aku hanya pecinta kata
yang berimajinasi dengan tinta dan pena
serta secarik kertas yang kusam
yang enggan ditoreh oleh tinta yang kelam
bersama dinginnya malam
kulihat bidadari berpayung cahaya rembulan
dan tersadar aku hanya lelaki buta
yang mencintai keindahan tanpa cahaya.
#super_afreza.
Selasa, 14 Mei 2013
rinai yang kelam
entah berapa bait yang harus ku tuliskan
dalam aksara rindu yangg kau tawarkan
dalam pedihnya sembilu
yang di bawa oleh angin bisu.
mungkin hujan telah menawarkan
dalam deru debu kepedihan
terukir tentang engkau dan aku
dalam suara sendu irama puisiku
air hujan pun menggenang
mengukir rinai yang panjang
di dalam sudut kehampaan
kuharap Tuhan mendengarkan
tentang rintihan malam
dalam pekatnya hujan yang kelam
air mataku pun berdansa dengan rinai hujan
tetesannya membuatku resah dalam penatian
#super_afreza
dalam aksara rindu yangg kau tawarkan
dalam pedihnya sembilu
yang di bawa oleh angin bisu.
mungkin hujan telah menawarkan
dalam deru debu kepedihan
terukir tentang engkau dan aku
dalam suara sendu irama puisiku
air hujan pun menggenang
mengukir rinai yang panjang
di dalam sudut kehampaan
kuharap Tuhan mendengarkan
tentang rintihan malam
dalam pekatnya hujan yang kelam
air mataku pun berdansa dengan rinai hujan
tetesannya membuatku resah dalam penatian
#super_afreza
Minggu, 21 April 2013
embun durjana
pada bulir gelisah membias tajam
syair malamku bersenandung sendu
aku tak ingin merajut pagi dengan duka
walau ku masih setia bersama malam
aku titipkan sebuah harapan pada sang embun
laksmana peri perindu sang nestapa
andai kehadiranmu memastikanku
Kubiarkan malam menyepi lirih
kasta fatwaku telah berpendar
menelanjangi malam dengan asa
namun lara di hati kian merekat
memudarkan asa pada segenap rindu tersampir
#super_afreza
syair malamku bersenandung sendu
aku tak ingin merajut pagi dengan duka
walau ku masih setia bersama malam
aku titipkan sebuah harapan pada sang embun
laksmana peri perindu sang nestapa
andai kehadiranmu memastikanku
Kubiarkan malam menyepi lirih
kasta fatwaku telah berpendar
menelanjangi malam dengan asa
namun lara di hati kian merekat
memudarkan asa pada segenap rindu tersampir
#super_afreza
Jumat, 04 Mei 2012
Pintaku Padamu Yaa Rabb
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Ya Allah ya tuhanku, Seandainya telah engkau ciptakan Dia untuk diriku Maka Satukanlah hatinya dengan hatiku, Titipkanlah kebahagian di antara kami agar kemesraan itu abadi dan takkan pernah berhenti Ya Allah, yang maha mengasihi, Seiring waktu berjalan tiada henti, Bimbinglah kami melayari hidup ini menuju Kebahagiaan yang abadi.
Akan tetapi, Seandainya telah engkau takdirkan bahwa dia bukan miliku,
Bawalah ia jauh dari pandanganku, pikiranku dan relung kalbuku
Hilangkanlah kerinduan yang menyayat-nyayat perasanku
Luputkanlah dia dari ingatanku Dan peliharalah aku dari keputusasaan
Berikanlah aku kekuatan Untuk Menepis bayangannya jauh ke ujung langit biru
Agarku bisa bahagia dan tersenyum Walaupun Dia tidak ada bersama diriku
Gantillah yang telah tiada, Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama seperti dirinya , seorang yang tulus dalam mencinta
Kupasrahkan segala jiwa dan raga ini hanya milikmu
Kutahu Sesungguhnya apa yang telah engkau takdirkan
Adalah yang terbaik dalam realita hidup dan matiku
kerana engkau maha mengetahui.Segala yang terbaik bagiku
Ya Allah…
Cukuplah engkau saja yang menjadi pemelihara jalan hidupku
Kuberharap dengarkanlah rintihan dari setiap untaian Doa-Doaku
آمِّينَ
Kamis, 19 April 2012
ORANG yang BERBUAT BAIK tetapi MASUK NERAKA
Tidak cukup kita menjadi orang yang BAIK.
Karena tidak semua yang masuk NERAKA adalah orang yang TIDAK BAIK.
Ada juga, mereka adalah orang yang menganggap telah berbuat seBAIK-BAIKnya.
Tetapi sesungguhnya dia adalah orang yang PALING MERUGI perbuatannya.
Padahal mereka telah beramal SHOLEH yang banyak kepada orang lain.
Mereka itulah orang yang tidak mendapat HIKMAH dari ALLAH...
Menganggap telah berbuat seBAIK-BAIKnya.
Tetapi PALING MERUGI perbuatannya.
Kunci yang lain selain AMAL SHOLEH adalah BERIMAN,
Yaitu BEIMAN kepada AYAT-AYAT Allah dengan MENTAATINYA,
dan tidak MENYEKUTUKAN_NYA dengan sesuatupun.
ALLAH subhanahu wa ta’ala menjelaskan HIKMAH ini :
"Sesungguhnya jika engkau berbuat SYIRIK, niscaya HAPUSlah amalmu,
dan benar-benar engkau termasuk orang yang RUGI".
(QS. Az-Zumar: 65).
Katakanlah (Muhammad):
"Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang
yang paling merugi perbuatannya?"
Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini,
sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
Mereka itu orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhan mereka
dan mengingkari perjumpaan dengan DIA. Maka hapuslah amalan-amalan mereka,
dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.
Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka
dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat_KU dan rasul-rasul_KU sebagai olok-olok.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh,
bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal, mereka kekal di dalamnya,
mereka tidak ingin berpindah daripadanya.
Katakanlah (Muhammad):
"Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku,
sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku,
meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).
Katakanlah (Muhammad):
"Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku:
"Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa".
Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia
mengerjakan amal yang shaleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun
dalam beribadat kepada Tuhannya".
(QS Al Kahfi : 103-110)
” Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min,
apabila ALLAH dan Rasul_NYA telah menetapkan suatu ketetapan,
akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.
Dan barangsiapa mendurhakai ALLAH dan Rasul_NYA
maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.”
(QS Al Ahzab : 36)
Bahkan menurut ALLAH subhanahu wa ta’ala...
Do’a mereka tidak akan sampai kepada ALLAH.
Catatan amal mereka akan tertahan.
Karena PINTU LANGIT telah TERTUTUP untuk mereka.
Dan mereka MUSTAHIL akan masuk SURGA.
Sebagaimana MUSTAHILnya UNTA masuk ke dalam LOBANG JARUM.
”Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami
dan menyombongkan diri terhadapnya,
sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit
dan tidak (pula) mereka masuk surga,
hingga unta masuk ke lobang jarum.
Demikianlah Kami memberi pembalasan
kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.”
(QS Al A’raf : 40)
Sahabat...
Telah banyak AYAT ALLAH yang kita dapatkan...
Telah banyak SABDA Rasul yang kita pelajari...
Apakah kita telah MENGIMANI dengan MENGAMALKANNYA ?
Ataukah kita telah MENGINGKARI dengan MENCAMPAKKANNYA ?
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT yang satu...
Dan INGKAR dengan ayat yang lain.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang IMAN kepada ALLAH,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang larangan SYIRIK kepada_NYA.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang SHOLAT,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang ZAKAT.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang AKHLAQ,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang JILBAB.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang HAJI,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang JIHAD.
SEMUANYA datang dari ALLAH dan Rasul_NYA,
SEMUANYA kita harus MENERIMANYA.
Masuklah ke dalam ISLAM secara KAFFAH (KESELURUHAN),
Janganlah MENGIKUTI langkah-langkah SYAITHAN.
”Hai orang-orang yang beriman,
masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya,
dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan.
Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan ALLAH)
sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran,
maka ketahuilah, bahwasanya ALLAH Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
(QS Al Baqarah : 208-209)
Atau mereka adalah orang yang beriman kepada ALLAH,
dan beriman kepada sebagian Rasul dan tetapi ingkar kepada Rasul yang lain.
beriman kepada sebagian ayat ALLAH dan ingkar kepada ayat yang lain.
Dan mereka hendak membedakan antara mereka.
”Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ALLAH dan rasu-rasul_NYA,
dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul_NYA,
dengan mengatakan: "Kami beriman kepada yang sebahagian
dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)",
serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah)
di antara yang demikian (iman atau kafir),
merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya.
Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu
siksaan yang menghinakan.”
(QS An Nisa:150-151)
Menurut sebagian besar mufassir seperti Ibnu Jarir al-Thabari,
al-Qurthubi, Ibnu Katsir, Fakhruddin al-Razi, al-Syaukani,
dll ayat ini turun berkenaan dengan kaum Yahudi dan Nasrani.
Kaum Yahudi meng-aku beriman kepada Nabi Musa dan Taurat,
namun mengingkari Nabi Isa dan Nabi Muhammad SAW.
Dan mereka telah menyekutukan ALLAH dengan 'Uzair.
Sedangkan kaum Nasrani mengaku beriman kepada Nabi Musa dan Nabi Isa,
namun mengingkari Nabi Muhammad SAW.
Dan mereka telah menyekutukan ALLAH dengan Nabi Isa (Yesus)
Berimanlah kepada ALLAH dan semua Rasul_NYA.
Karena kendati mengaku beriman kepada ALLAH SWT,
tetapi beriman dengan sebagian rasul_NYA,
mereka semua dinyatakan ayat ini sebagai orang-orang yang kafir sebenar-benarnya.
Wallahu a’lam bi showab
Karena tidak semua yang masuk NERAKA adalah orang yang TIDAK BAIK.
Ada juga, mereka adalah orang yang menganggap telah berbuat seBAIK-BAIKnya.
Tetapi sesungguhnya dia adalah orang yang PALING MERUGI perbuatannya.
Padahal mereka telah beramal SHOLEH yang banyak kepada orang lain.
Mereka itulah orang yang tidak mendapat HIKMAH dari ALLAH...
Menganggap telah berbuat seBAIK-BAIKnya.
Tetapi PALING MERUGI perbuatannya.
Kunci yang lain selain AMAL SHOLEH adalah BERIMAN,
Yaitu BEIMAN kepada AYAT-AYAT Allah dengan MENTAATINYA,
dan tidak MENYEKUTUKAN_NYA dengan sesuatupun.
ALLAH subhanahu wa ta’ala menjelaskan HIKMAH ini :
"Sesungguhnya jika engkau berbuat SYIRIK, niscaya HAPUSlah amalmu,
dan benar-benar engkau termasuk orang yang RUGI".
(QS. Az-Zumar: 65).
Katakanlah (Muhammad):
"Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang
yang paling merugi perbuatannya?"
Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini,
sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
Mereka itu orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhan mereka
dan mengingkari perjumpaan dengan DIA. Maka hapuslah amalan-amalan mereka,
dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.
Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka
dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat_KU dan rasul-rasul_KU sebagai olok-olok.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh,
bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal, mereka kekal di dalamnya,
mereka tidak ingin berpindah daripadanya.
Katakanlah (Muhammad):
"Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku,
sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku,
meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).
Katakanlah (Muhammad):
"Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku:
"Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa".
Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia
mengerjakan amal yang shaleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun
dalam beribadat kepada Tuhannya".
(QS Al Kahfi : 103-110)
” Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min,
apabila ALLAH dan Rasul_NYA telah menetapkan suatu ketetapan,
akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.
Dan barangsiapa mendurhakai ALLAH dan Rasul_NYA
maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.”
(QS Al Ahzab : 36)
Bahkan menurut ALLAH subhanahu wa ta’ala...
Do’a mereka tidak akan sampai kepada ALLAH.
Catatan amal mereka akan tertahan.
Karena PINTU LANGIT telah TERTUTUP untuk mereka.
Dan mereka MUSTAHIL akan masuk SURGA.
Sebagaimana MUSTAHILnya UNTA masuk ke dalam LOBANG JARUM.
”Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami
dan menyombongkan diri terhadapnya,
sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit
dan tidak (pula) mereka masuk surga,
hingga unta masuk ke lobang jarum.
Demikianlah Kami memberi pembalasan
kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.”
(QS Al A’raf : 40)
Sahabat...
Telah banyak AYAT ALLAH yang kita dapatkan...
Telah banyak SABDA Rasul yang kita pelajari...
Apakah kita telah MENGIMANI dengan MENGAMALKANNYA ?
Ataukah kita telah MENGINGKARI dengan MENCAMPAKKANNYA ?
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT yang satu...
Dan INGKAR dengan ayat yang lain.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang IMAN kepada ALLAH,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang larangan SYIRIK kepada_NYA.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang SHOLAT,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang ZAKAT.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang AKHLAQ,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang JILBAB.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang HAJI,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang JIHAD.
SEMUANYA datang dari ALLAH dan Rasul_NYA,
SEMUANYA kita harus MENERIMANYA.
Masuklah ke dalam ISLAM secara KAFFAH (KESELURUHAN),
Janganlah MENGIKUTI langkah-langkah SYAITHAN.
”Hai orang-orang yang beriman,
masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya,
dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan.
Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan ALLAH)
sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran,
maka ketahuilah, bahwasanya ALLAH Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
(QS Al Baqarah : 208-209)
Atau mereka adalah orang yang beriman kepada ALLAH,
dan beriman kepada sebagian Rasul dan tetapi ingkar kepada Rasul yang lain.
beriman kepada sebagian ayat ALLAH dan ingkar kepada ayat yang lain.
Dan mereka hendak membedakan antara mereka.
”Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ALLAH dan rasu-rasul_NYA,
dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul_NYA,
dengan mengatakan: "Kami beriman kepada yang sebahagian
dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)",
serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah)
di antara yang demikian (iman atau kafir),
merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya.
Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu
siksaan yang menghinakan.”
(QS An Nisa:150-151)
Menurut sebagian besar mufassir seperti Ibnu Jarir al-Thabari,
al-Qurthubi, Ibnu Katsir, Fakhruddin al-Razi, al-Syaukani,
dll ayat ini turun berkenaan dengan kaum Yahudi dan Nasrani.
Kaum Yahudi meng-aku beriman kepada Nabi Musa dan Taurat,
namun mengingkari Nabi Isa dan Nabi Muhammad SAW.
Dan mereka telah menyekutukan ALLAH dengan 'Uzair.
Sedangkan kaum Nasrani mengaku beriman kepada Nabi Musa dan Nabi Isa,
namun mengingkari Nabi Muhammad SAW.
Dan mereka telah menyekutukan ALLAH dengan Nabi Isa (Yesus)
Berimanlah kepada ALLAH dan semua Rasul_NYA.
Karena kendati mengaku beriman kepada ALLAH SWT,
tetapi beriman dengan sebagian rasul_NYA,
mereka semua dinyatakan ayat ini sebagai orang-orang yang kafir sebenar-benarnya.
Wallahu a’lam bi showab
Sabtu, 17 Maret 2012
PENTINGNYA KESETIAAN DALAM MENJALIN HUBUNGAN
KESETIAAN ITU MILIK ORANG YANG BERKOMITMEN
Yang diawali dengan kesadaran untuk memiliki komitmen untuk memulai kehidupan rumah tangga dengan suatu komitmen. Sadar apa yang harus dilakukan untuk menunjukkan kesetiaan itu kapan dan dimana saja. Sadar bagaimana konsekuensi ketidaksetiaan kepada pasangan hidup. Sadar bahwa kesetiaan adalah sesuatu yang sangat mahal. Sadar bahwa kesetiaan itu adalah nyawa dalam kehidupan rumah tangga.
Kesadaran itu harus diiringi dengan kemauan yang kuat untuk menjaga komitmen kesetiaan itu. Semakin kuat kemauan untuk setia, maka semakin kuat kaum lelaki maupun kaum perempuan untuk saling menjaga komitmen kesetiaan itu. Komitmen itu harus dipahami dengan baik. Tidak ada beda penafsiran tentang arti dan isi komitmen setia itu. Sedikit saja beda penafsiran berarti bibit perusak kesetiaan itu mulai tumbuh.
Komitmen itu juga harus senantiasa ditinjau ulang, dievaluasi, dilihat kembali. Apakah komitmen itu harus diperbaharui. Setiap masa akan menghadapi suasana baru yang pasti akan mengantarkan pula bagaimana setiap manusia memandang kehidupan. Hidup itu dinamis, maka komitmen itu harus diselaraskan dengan masa. Pandangan awal tentang kehidupan telah menjadikan model komitmen sesuai dengan masanya, pada masa berikutnya model komitmen itu layak untuk diperbaharui, layak untuk dilihat kembali, minimal untuk mengingatkan bahwa setiap keluarga punya komitmen.... komitmen untuk saling setia.
Kesetiaan itu adalah kepercayaan. Sejauh apapun, selama apapun, sekacau apapun, kesetiaan adalah bentuk kepercayaan suami kepada istri, dan sebaliknya. Kepercayaan adalah bentuk lain dari cinta. Namun kepercayaan itu harus terjaga. Dengan apa menjaganya? Dengan DOA. Ya... dengan doa, kepercayaan kepada Allah SWT, Sang Pemilik Seluruh Makhluk, bahwa kita percayakan, kita serahkan pasangan hidup kita pada-Nya. Bahwa pasangan kita akan tetap setia, karena kita percaya, bahwa Allah juga yang akan memelihara kepercayaan kita pada pasangan kita. Sangat mungkin jika Dia akan menyampaikan tanda-tanda kesetiaan atau ketidaksetiaan pasangan kita dengan cara-Nya
Kesetiaan adalah kekal. Kesetiaan itu dibawa mati. Bahkan cukup banyak fenomena yang menjadi pelajaran bagi kita, bahwa sangat banyak para pria yang tidak memiliki keinginan mencari pasangan hidup yang baru saat ditinggal pasangan hidup sebelumnya. Karena dia ingin setia kepadanya. Banyak pula para pria yang ingin segera menyusul istrinya yang pergi mendahului menghadap Robbul Izzati, demikian pula para wanita. Yang dirasakan begitu hampa tanpa didampingi oleh pasangan hidup yang mendampingi dengan penuh kesetiaan.
Langganan:
Postingan (Atom)
