Jumat, 04 Mei 2012
Pintaku Padamu Yaa Rabb
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Ya Allah ya tuhanku, Seandainya telah engkau ciptakan Dia untuk diriku Maka Satukanlah hatinya dengan hatiku, Titipkanlah kebahagian di antara kami agar kemesraan itu abadi dan takkan pernah berhenti Ya Allah, yang maha mengasihi, Seiring waktu berjalan tiada henti, Bimbinglah kami melayari hidup ini menuju Kebahagiaan yang abadi.
Akan tetapi, Seandainya telah engkau takdirkan bahwa dia bukan miliku,
Bawalah ia jauh dari pandanganku, pikiranku dan relung kalbuku
Hilangkanlah kerinduan yang menyayat-nyayat perasanku
Luputkanlah dia dari ingatanku Dan peliharalah aku dari keputusasaan
Berikanlah aku kekuatan Untuk Menepis bayangannya jauh ke ujung langit biru
Agarku bisa bahagia dan tersenyum Walaupun Dia tidak ada bersama diriku
Gantillah yang telah tiada, Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama seperti dirinya , seorang yang tulus dalam mencinta
Kupasrahkan segala jiwa dan raga ini hanya milikmu
Kutahu Sesungguhnya apa yang telah engkau takdirkan
Adalah yang terbaik dalam realita hidup dan matiku
kerana engkau maha mengetahui.Segala yang terbaik bagiku
Ya Allah…
Cukuplah engkau saja yang menjadi pemelihara jalan hidupku
Kuberharap dengarkanlah rintihan dari setiap untaian Doa-Doaku
آمِّينَ
Kamis, 19 April 2012
ORANG yang BERBUAT BAIK tetapi MASUK NERAKA
Tidak cukup kita menjadi orang yang BAIK.
Karena tidak semua yang masuk NERAKA adalah orang yang TIDAK BAIK.
Ada juga, mereka adalah orang yang menganggap telah berbuat seBAIK-BAIKnya.
Tetapi sesungguhnya dia adalah orang yang PALING MERUGI perbuatannya.
Padahal mereka telah beramal SHOLEH yang banyak kepada orang lain.
Mereka itulah orang yang tidak mendapat HIKMAH dari ALLAH...
Menganggap telah berbuat seBAIK-BAIKnya.
Tetapi PALING MERUGI perbuatannya.
Kunci yang lain selain AMAL SHOLEH adalah BERIMAN,
Yaitu BEIMAN kepada AYAT-AYAT Allah dengan MENTAATINYA,
dan tidak MENYEKUTUKAN_NYA dengan sesuatupun.
ALLAH subhanahu wa ta’ala menjelaskan HIKMAH ini :
"Sesungguhnya jika engkau berbuat SYIRIK, niscaya HAPUSlah amalmu,
dan benar-benar engkau termasuk orang yang RUGI".
(QS. Az-Zumar: 65).
Katakanlah (Muhammad):
"Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang
yang paling merugi perbuatannya?"
Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini,
sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
Mereka itu orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhan mereka
dan mengingkari perjumpaan dengan DIA. Maka hapuslah amalan-amalan mereka,
dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.
Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka
dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat_KU dan rasul-rasul_KU sebagai olok-olok.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh,
bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal, mereka kekal di dalamnya,
mereka tidak ingin berpindah daripadanya.
Katakanlah (Muhammad):
"Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku,
sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku,
meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).
Katakanlah (Muhammad):
"Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku:
"Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa".
Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia
mengerjakan amal yang shaleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun
dalam beribadat kepada Tuhannya".
(QS Al Kahfi : 103-110)
” Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min,
apabila ALLAH dan Rasul_NYA telah menetapkan suatu ketetapan,
akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.
Dan barangsiapa mendurhakai ALLAH dan Rasul_NYA
maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.”
(QS Al Ahzab : 36)
Bahkan menurut ALLAH subhanahu wa ta’ala...
Do’a mereka tidak akan sampai kepada ALLAH.
Catatan amal mereka akan tertahan.
Karena PINTU LANGIT telah TERTUTUP untuk mereka.
Dan mereka MUSTAHIL akan masuk SURGA.
Sebagaimana MUSTAHILnya UNTA masuk ke dalam LOBANG JARUM.
”Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami
dan menyombongkan diri terhadapnya,
sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit
dan tidak (pula) mereka masuk surga,
hingga unta masuk ke lobang jarum.
Demikianlah Kami memberi pembalasan
kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.”
(QS Al A’raf : 40)
Sahabat...
Telah banyak AYAT ALLAH yang kita dapatkan...
Telah banyak SABDA Rasul yang kita pelajari...
Apakah kita telah MENGIMANI dengan MENGAMALKANNYA ?
Ataukah kita telah MENGINGKARI dengan MENCAMPAKKANNYA ?
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT yang satu...
Dan INGKAR dengan ayat yang lain.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang IMAN kepada ALLAH,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang larangan SYIRIK kepada_NYA.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang SHOLAT,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang ZAKAT.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang AKHLAQ,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang JILBAB.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang HAJI,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang JIHAD.
SEMUANYA datang dari ALLAH dan Rasul_NYA,
SEMUANYA kita harus MENERIMANYA.
Masuklah ke dalam ISLAM secara KAFFAH (KESELURUHAN),
Janganlah MENGIKUTI langkah-langkah SYAITHAN.
”Hai orang-orang yang beriman,
masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya,
dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan.
Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan ALLAH)
sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran,
maka ketahuilah, bahwasanya ALLAH Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
(QS Al Baqarah : 208-209)
Atau mereka adalah orang yang beriman kepada ALLAH,
dan beriman kepada sebagian Rasul dan tetapi ingkar kepada Rasul yang lain.
beriman kepada sebagian ayat ALLAH dan ingkar kepada ayat yang lain.
Dan mereka hendak membedakan antara mereka.
”Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ALLAH dan rasu-rasul_NYA,
dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul_NYA,
dengan mengatakan: "Kami beriman kepada yang sebahagian
dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)",
serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah)
di antara yang demikian (iman atau kafir),
merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya.
Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu
siksaan yang menghinakan.”
(QS An Nisa:150-151)
Menurut sebagian besar mufassir seperti Ibnu Jarir al-Thabari,
al-Qurthubi, Ibnu Katsir, Fakhruddin al-Razi, al-Syaukani,
dll ayat ini turun berkenaan dengan kaum Yahudi dan Nasrani.
Kaum Yahudi meng-aku beriman kepada Nabi Musa dan Taurat,
namun mengingkari Nabi Isa dan Nabi Muhammad SAW.
Dan mereka telah menyekutukan ALLAH dengan 'Uzair.
Sedangkan kaum Nasrani mengaku beriman kepada Nabi Musa dan Nabi Isa,
namun mengingkari Nabi Muhammad SAW.
Dan mereka telah menyekutukan ALLAH dengan Nabi Isa (Yesus)
Berimanlah kepada ALLAH dan semua Rasul_NYA.
Karena kendati mengaku beriman kepada ALLAH SWT,
tetapi beriman dengan sebagian rasul_NYA,
mereka semua dinyatakan ayat ini sebagai orang-orang yang kafir sebenar-benarnya.
Wallahu a’lam bi showab
Karena tidak semua yang masuk NERAKA adalah orang yang TIDAK BAIK.
Ada juga, mereka adalah orang yang menganggap telah berbuat seBAIK-BAIKnya.
Tetapi sesungguhnya dia adalah orang yang PALING MERUGI perbuatannya.
Padahal mereka telah beramal SHOLEH yang banyak kepada orang lain.
Mereka itulah orang yang tidak mendapat HIKMAH dari ALLAH...
Menganggap telah berbuat seBAIK-BAIKnya.
Tetapi PALING MERUGI perbuatannya.
Kunci yang lain selain AMAL SHOLEH adalah BERIMAN,
Yaitu BEIMAN kepada AYAT-AYAT Allah dengan MENTAATINYA,
dan tidak MENYEKUTUKAN_NYA dengan sesuatupun.
ALLAH subhanahu wa ta’ala menjelaskan HIKMAH ini :
"Sesungguhnya jika engkau berbuat SYIRIK, niscaya HAPUSlah amalmu,
dan benar-benar engkau termasuk orang yang RUGI".
(QS. Az-Zumar: 65).
Katakanlah (Muhammad):
"Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang
yang paling merugi perbuatannya?"
Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini,
sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
Mereka itu orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhan mereka
dan mengingkari perjumpaan dengan DIA. Maka hapuslah amalan-amalan mereka,
dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.
Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka
dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat_KU dan rasul-rasul_KU sebagai olok-olok.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh,
bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal, mereka kekal di dalamnya,
mereka tidak ingin berpindah daripadanya.
Katakanlah (Muhammad):
"Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku,
sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku,
meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).
Katakanlah (Muhammad):
"Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku:
"Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa".
Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia
mengerjakan amal yang shaleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun
dalam beribadat kepada Tuhannya".
(QS Al Kahfi : 103-110)
” Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min,
apabila ALLAH dan Rasul_NYA telah menetapkan suatu ketetapan,
akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.
Dan barangsiapa mendurhakai ALLAH dan Rasul_NYA
maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.”
(QS Al Ahzab : 36)
Bahkan menurut ALLAH subhanahu wa ta’ala...
Do’a mereka tidak akan sampai kepada ALLAH.
Catatan amal mereka akan tertahan.
Karena PINTU LANGIT telah TERTUTUP untuk mereka.
Dan mereka MUSTAHIL akan masuk SURGA.
Sebagaimana MUSTAHILnya UNTA masuk ke dalam LOBANG JARUM.
”Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami
dan menyombongkan diri terhadapnya,
sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit
dan tidak (pula) mereka masuk surga,
hingga unta masuk ke lobang jarum.
Demikianlah Kami memberi pembalasan
kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.”
(QS Al A’raf : 40)
Sahabat...
Telah banyak AYAT ALLAH yang kita dapatkan...
Telah banyak SABDA Rasul yang kita pelajari...
Apakah kita telah MENGIMANI dengan MENGAMALKANNYA ?
Ataukah kita telah MENGINGKARI dengan MENCAMPAKKANNYA ?
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT yang satu...
Dan INGKAR dengan ayat yang lain.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang IMAN kepada ALLAH,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang larangan SYIRIK kepada_NYA.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang SHOLAT,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang ZAKAT.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang AKHLAQ,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang JILBAB.
Janganlah kita BERIMAN dengan AYAT tentang HAJI,
Tetapi INGKAR dengan AYAT tentang JIHAD.
SEMUANYA datang dari ALLAH dan Rasul_NYA,
SEMUANYA kita harus MENERIMANYA.
Masuklah ke dalam ISLAM secara KAFFAH (KESELURUHAN),
Janganlah MENGIKUTI langkah-langkah SYAITHAN.
”Hai orang-orang yang beriman,
masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya,
dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan.
Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan ALLAH)
sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran,
maka ketahuilah, bahwasanya ALLAH Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
(QS Al Baqarah : 208-209)
Atau mereka adalah orang yang beriman kepada ALLAH,
dan beriman kepada sebagian Rasul dan tetapi ingkar kepada Rasul yang lain.
beriman kepada sebagian ayat ALLAH dan ingkar kepada ayat yang lain.
Dan mereka hendak membedakan antara mereka.
”Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ALLAH dan rasu-rasul_NYA,
dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul_NYA,
dengan mengatakan: "Kami beriman kepada yang sebahagian
dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)",
serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah)
di antara yang demikian (iman atau kafir),
merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya.
Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu
siksaan yang menghinakan.”
(QS An Nisa:150-151)
Menurut sebagian besar mufassir seperti Ibnu Jarir al-Thabari,
al-Qurthubi, Ibnu Katsir, Fakhruddin al-Razi, al-Syaukani,
dll ayat ini turun berkenaan dengan kaum Yahudi dan Nasrani.
Kaum Yahudi meng-aku beriman kepada Nabi Musa dan Taurat,
namun mengingkari Nabi Isa dan Nabi Muhammad SAW.
Dan mereka telah menyekutukan ALLAH dengan 'Uzair.
Sedangkan kaum Nasrani mengaku beriman kepada Nabi Musa dan Nabi Isa,
namun mengingkari Nabi Muhammad SAW.
Dan mereka telah menyekutukan ALLAH dengan Nabi Isa (Yesus)
Berimanlah kepada ALLAH dan semua Rasul_NYA.
Karena kendati mengaku beriman kepada ALLAH SWT,
tetapi beriman dengan sebagian rasul_NYA,
mereka semua dinyatakan ayat ini sebagai orang-orang yang kafir sebenar-benarnya.
Wallahu a’lam bi showab
Sabtu, 17 Maret 2012
PENTINGNYA KESETIAAN DALAM MENJALIN HUBUNGAN
KESETIAAN ITU MILIK ORANG YANG BERKOMITMEN
Yang diawali dengan kesadaran untuk memiliki komitmen untuk memulai kehidupan rumah tangga dengan suatu komitmen. Sadar apa yang harus dilakukan untuk menunjukkan kesetiaan itu kapan dan dimana saja. Sadar bagaimana konsekuensi ketidaksetiaan kepada pasangan hidup. Sadar bahwa kesetiaan adalah sesuatu yang sangat mahal. Sadar bahwa kesetiaan itu adalah nyawa dalam kehidupan rumah tangga.
Kesadaran itu harus diiringi dengan kemauan yang kuat untuk menjaga komitmen kesetiaan itu. Semakin kuat kemauan untuk setia, maka semakin kuat kaum lelaki maupun kaum perempuan untuk saling menjaga komitmen kesetiaan itu. Komitmen itu harus dipahami dengan baik. Tidak ada beda penafsiran tentang arti dan isi komitmen setia itu. Sedikit saja beda penafsiran berarti bibit perusak kesetiaan itu mulai tumbuh.
Komitmen itu juga harus senantiasa ditinjau ulang, dievaluasi, dilihat kembali. Apakah komitmen itu harus diperbaharui. Setiap masa akan menghadapi suasana baru yang pasti akan mengantarkan pula bagaimana setiap manusia memandang kehidupan. Hidup itu dinamis, maka komitmen itu harus diselaraskan dengan masa. Pandangan awal tentang kehidupan telah menjadikan model komitmen sesuai dengan masanya, pada masa berikutnya model komitmen itu layak untuk diperbaharui, layak untuk dilihat kembali, minimal untuk mengingatkan bahwa setiap keluarga punya komitmen.... komitmen untuk saling setia.
Kesetiaan itu adalah kepercayaan. Sejauh apapun, selama apapun, sekacau apapun, kesetiaan adalah bentuk kepercayaan suami kepada istri, dan sebaliknya. Kepercayaan adalah bentuk lain dari cinta. Namun kepercayaan itu harus terjaga. Dengan apa menjaganya? Dengan DOA. Ya... dengan doa, kepercayaan kepada Allah SWT, Sang Pemilik Seluruh Makhluk, bahwa kita percayakan, kita serahkan pasangan hidup kita pada-Nya. Bahwa pasangan kita akan tetap setia, karena kita percaya, bahwa Allah juga yang akan memelihara kepercayaan kita pada pasangan kita. Sangat mungkin jika Dia akan menyampaikan tanda-tanda kesetiaan atau ketidaksetiaan pasangan kita dengan cara-Nya
Kesetiaan adalah kekal. Kesetiaan itu dibawa mati. Bahkan cukup banyak fenomena yang menjadi pelajaran bagi kita, bahwa sangat banyak para pria yang tidak memiliki keinginan mencari pasangan hidup yang baru saat ditinggal pasangan hidup sebelumnya. Karena dia ingin setia kepadanya. Banyak pula para pria yang ingin segera menyusul istrinya yang pergi mendahului menghadap Robbul Izzati, demikian pula para wanita. Yang dirasakan begitu hampa tanpa didampingi oleh pasangan hidup yang mendampingi dengan penuh kesetiaan.
Rabu, 29 Februari 2012
KENDALA DALAM MENJALIN ASMARA
MERANGKAI kisah cinta yang sempurna memang dibutuhkan usaha dan pengorbanan. Tak jarang cobaan kerap datang dan mengikis benih-benih cinta yang bersemayam dalam hati.Jika Anda dan pasangan berpikir bijak tentu saja hal ini bisa terlewati. Menilik berbagai godaan yang paling sering mengancam indahnya kisah cinta, inilah 10 godaan terberat yang sering dialami para pasangan:
Mantan kekasih kembali datang
Setelah kisah cinta berakhir, Anda sudah sekuat tenaga melupakannya, dan kini hubungan dengan kekasih hati sedang manis-manisnya. Namun tak diduga, mantan kekasih datang kembali dan menawarkan cintanya kembali pada anda. Saran terbaik untuk godaan kali ini adalah cobalah berpikir jernih dan ingat kembali penyebab kandasnya hubungan anda dengan si dia. Jangan sampai hubungan anda dikorbankan hanya karena kenyataan semu semata.
Ditaksir Bos super tampan
Diantara banyak rekan kerja perempuan yang terpesona padanya, si bos super tampan justru memberikan perhatian ekstra pada anda. Tentu saja hal ini akan membuat perasaan anda melambung, terlebih ketika anda selalu menghabiskan waktu dengan atasan. Untuk itu, ada baiknya sebelum timbul keingian untuk berselingkuh, ingatlah kembali kelebihan kekasih yang tak dimiliki si bos super tampan, pastinya hal ini akan mengurungkan niat anda untuk berselingkuh.
Dijodohkan orang tua
Meski zaman sudah modern, namun pada beberapa kalangan masyarakat ajang perjodohan masih saja berlaku. Banyak orangtua yang begitu kawatir melihat buah hatinya masih sendiri di usia seperempat baya atau tidak bersanding dengan pasangan yang dianggap ideal. Dalam permasalahan kali ini, tak perlu panik, berpikirlah dengan kepala dingin karena itu merupakan solusi yang terbaik.
Rekan kerja yang menggoda
Cinta lokasi, juga menjadi salah satu penyebab kandasnya kisah cinta yang telah anda rangkai. Tentu hal ini tak lain karena hadirnya rekan kerja yang begitu menggoda. Jika tak ingin terjadi cinta lokasi, bersikaplah profesional. Ingatlah bahwa hubungan anda dengannya tak lebih dari kepentingan bisnis semata.
Cinta lokasi, juga menjadi salah satu penyebab kandasnya kisah cinta yang telah anda rangkai. Tentu hal ini tak lain karena hadirnya rekan kerja yang begitu menggoda. Jika tak ingin terjadi cinta lokasi, bersikaplah profesional. Ingatlah bahwa hubungan anda dengannya tak lebih dari kepentingan bisnis semata.
Lamaran mantan kekasih
Tak terasa usia sudah cukup matang, dan Anda pribadi sudah ingin mengakhiri masa lajang. Namun kekasih hati masih belum siap membina bahtera rumah tangga. Dalam situasi seperti ini, tiba-tiba mantan kekasih datang dan membawa cincin pertunangan, tentu saja permasalahan kali ini bisa membuat hati anda bimbang dalam memilih. Tetapi jangan dulu tergoda menerima pinangannya. Karena sejatinya pernikahan adalah komitmen seumur hidup yang harus anda jalani dengan pendamping hidup yang tepat.
Tak terasa usia sudah cukup matang, dan Anda pribadi sudah ingin mengakhiri masa lajang. Namun kekasih hati masih belum siap membina bahtera rumah tangga. Dalam situasi seperti ini, tiba-tiba mantan kekasih datang dan membawa cincin pertunangan, tentu saja permasalahan kali ini bisa membuat hati anda bimbang dalam memilih. Tetapi jangan dulu tergoda menerima pinangannya. Karena sejatinya pernikahan adalah komitmen seumur hidup yang harus anda jalani dengan pendamping hidup yang tepat.
Terpikat sahabat kekasih
Sahabat kekasih memang orang yang paling tepat dicurhati bila hubungan anda sedang bermasalah. Namun jangan jadikan kedekatan kalian berdua menjadi alasan ini untuk membina hubungan yang lebih dari sekedar teman. Untuk menghindari timbulnya benih-benih cinta, akan lebih baik, jika anda membutuhkan tempat curhat, carilah sahabat perempuan saja.
Sahabat kekasih memang orang yang paling tepat dicurhati bila hubungan anda sedang bermasalah. Namun jangan jadikan kedekatan kalian berdua menjadi alasan ini untuk membina hubungan yang lebih dari sekedar teman. Untuk menghindari timbulnya benih-benih cinta, akan lebih baik, jika anda membutuhkan tempat curhat, carilah sahabat perempuan saja.
Naksir teman chatting
Flirting di dunia maya tidak akan berisiko menghacurkan hubungan. Justru sebaliknya, flirtingonline dan pilihlah topik-topik pembicaraan yang hanya bisa anda bahas dengan teman chatting. Perbanyak curhat kekasih agar tak perlu mencari pelarian ke tempat lain. lewat chatting justru lebih berbahaya karena bisa dilakukan kapan saja dan amat mudah untuk menghapus rekam jejaknya. Makanya jika tak mau bermain api, batasi waktu
Flirting di dunia maya tidak akan berisiko menghacurkan hubungan. Justru sebaliknya, flirtingonline dan pilihlah topik-topik pembicaraan yang hanya bisa anda bahas dengan teman chatting. Perbanyak curhat kekasih agar tak perlu mencari pelarian ke tempat lain. lewat chatting justru lebih berbahaya karena bisa dilakukan kapan saja dan amat mudah untuk menghapus rekam jejaknya. Makanya jika tak mau bermain api, batasi waktu
Mutasi ke luar kota
Hubungan jarak dekat memang bukan jaminan keberhasilan cinta, tetapi yang namanya jarak jauh, selain bisa memisahkan anda dan kekasih secara fisik juga bisa merenggangkan kedekatan hati. Jika anda dan kekasih berniat untuk melanjutkan hubungan ini maka bersiaplah untuk menghadapi berbagai deraan yang menghadang di tengah jalan. Seperti rasa kesepian dan kesempatan untuk selingkuh, hanya komunikasi intens yang merupakan jalan keluarnya.
Pekerjaan menumpuk
Kesibukan merupakan jalan semu yang juga bisa menjauhkan hubungan anda dengan kekasih. Meski anda berdua berkantor di lokasi yang sama, namun bila sama-sama tak memiliki waktu untuk berduaan, bisa dikatakan kalian berdua sedang menjalani long distance. Tanpa disadari kedua belah pihak, penyebab inilah yang sering menjadi racun cinta pasangan eksekutif yang berdomisili di kota-kota besar, karena frekuensi kerja yang tak kenal waktu juga bisa membuka peluang cinta lokasi
Kesibukan merupakan jalan semu yang juga bisa menjauhkan hubungan anda dengan kekasih. Meski anda berdua berkantor di lokasi yang sama, namun bila sama-sama tak memiliki waktu untuk berduaan, bisa dikatakan kalian berdua sedang menjalani long distance. Tanpa disadari kedua belah pihak, penyebab inilah yang sering menjadi racun cinta pasangan eksekutif yang berdomisili di kota-kota besar, karena frekuensi kerja yang tak kenal waktu juga bisa membuka peluang cinta lokasi
Kamis, 23 Februari 2012
Pria Lebih Menderita Ketika Patah Hati
Prialah yang sebenarnya paling menderita, menurut David Zinczenko, kolumnis majalah Men’s Health. Ia menolak anggapan umum bahwa pria lebih tegar daripada wanita dalam menghadapi putusnya hubungan percintaan. Apa saja alasannya?
Pria Menyembunyikan Perasaannya. Ketika seorang pria diputuskan oleh pasangannya, biasanya ia akan sesumbar: Biar saja, life still goes on. Caranya? 26% pria yang mengisi survei online Men’s Health melakukannya dengan minum-minum bersama teman-temannya. 36% pria akan menatap mantan pacarnya, tersenyum, dan mengucapkan terimakasih. Faktanya, kedua hal tersebut dilakukan pria untuk menutup-nutupi perasaannya. Ini adalah reaksi yang alamiah; gender pria dikondisikan masyarakat untuk tidak gampang menunjukkan perasaan, apalagi perasaan yang membuatnya terlihat lebih lemah. Namun represi ini juga berakibat sulitnya menghilangkan perasaan terluka, marah, atau sedih dari dirinya. Sebaliknya, wanita yang putus cinta biasanya langsung menangis (atau mengekspresikan emosinya) saat itu juga, dan wanita juga cenderung lebih to-the-point ketika mengakhiri hubungan cinta. Akhirnya mereka akan lebih cepat menghilangkan perasaan-perasaan negatif itu dibandingkan pria.
Pria Punya Lebih Sedikit Teman Curhat. Salah satu alasan mengapa wanita lebih cepat pulih dari penderitaan pasca putus cinta daripada pria adalah karena wanita memiliki lebih banyak teman yang bisa diandalkan untuk bercerita. Penelitian menunjukkan bahwa pria mengandalkan hubungan cinta untuk mendapatkan kedekatan emosional dan dukungan sosial, sementara wanita bisa mendapatkan hal yang sama dengan keluarga dan teman sesama wanita. Begitu wanita mengalami putus cinta, ia akan bercerita kepada siapa saja, kalau perlu kepada orang yang tidak dikenal yang duduk di sebelahnya di bis umum, agar perasaannya bisa lebih enak. Pria, di sisi lain, cenderung lebih enggan membuka diri untuk soal ini. Mungkin baru beberapa bulan kemudian, ketika dalam keadaan setengah teler, baru ia berani bercerita kepada teman-teman prianya mengenai betapa inginnya ia kembali lagi dengan si mantan.
Pria Tidak Suka Memulai Dari Awal Lagi.Setelah putus cinta, pada awalnya pria mungkin akan merasa semangat membayangkan wanita-wanita yang akan ia kencani di masa depan. Namun setelah kencan yang keempat, kesembilan, atau ketigabelas kalinya, barulah ia sadar kalau dibutuhkan usaha keras dan waktu yang panjang untuk sampai pada tingkat keintiman yang pernah ia alami bersama mantannya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih mampu menyesuaikan diri ketika hubungan berakhir karena sebelumnya mereka sudah memikirkan adanya kemungkinan itu, sementara pria biasanya lebih tidak siap dengan putus cinta. Perasaan nyaman secara emosional membuat pria merasa beruntung bisa memiliki seseorang seperti dia. Sayangnya, hal ini seringkali baru disadari ketika si dia sudah berubah status menjadi mantan pacar.
Gambaran Pacaran Pria Yang (Terlalu) Ideal. Banyak kasus putus cinta merupakan reaksi sesaat atas apa yang dirasa sebagai kebosanan; bosan dengan aktivitas, pembicaraan, dan pertengkaran yang itu-itu saja. Kalau kembali melajang, pria mungkin merasa ia akan menjalani hidup yang lebih menarik; tanpa komitmen, bebas pergi ke mana saja, dan bebas bergaul dengan wanita-wanita yang bisa dijadikan pacar baru. Barulah ketika benar-benar melajang ia sadar bahwa hidupnya tidak menjadi seperti itu, bahkan sekarang waktunya tersita oleh pekerjaan. Ia pun kembali merindukan keintiman yang dia alami pada masa pacaran dulu. Penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih tinggi skornya daripada pria dalam hal keintiman sosial, seksual, dan intelektual. Dan biasanya wanita juga lebih cepat menyadari bahwa keintiman adalah dasar dari hubungan yang tahan lama, dan bukannya sekedar variasi aktivitas.
Menurut pakar sosiologi, jika pasangan mereka adalah satu-satunya orang yang dipercaya, maka kaum lelaki akan lebih rentan secara emosional ketika sang kekasih pergi menjauh – meskipun mereka tidak memperlihatkan perasaannya secara langsung.
“Perempuan muda cenderung memiliki hubungan lebih luas dengan teman dan keluarga yang bisa diandalkan ketika mereka mengalami patah hati. Sementara lelaki muda cenderung tidak pernah bercerita satu sama lain dan itu dapat membuat mereka merasa terisolasi. Persahabatan antar lelaki cenderung lebih bersifat kompetitif daripada saling menyayangi,” ujar Prof Melanie Bartley, seorang profesor sosiologi dari Universitas College London.
Hasil survei yang telah diterbitkan dalam Jurnal Health and Social Behaviour, menyebutkan sementara hubungan yang dialami laki-laki beresiko menyebabkan stres, kaum perempuan justru lebih pandai mengolah emosi guna menciptakan kebahagian.
Ketika hubungan berakhir perempuan lebih suka berbicara tentang emosi mereka dengan teman-teman sementara laki-laki lebih mengekspresikan perasaan mereka melalui minuman atau obat-obatan.
Menurut Zinczenko pula, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pria lebih rentan mengalami stres, depresi, dan kecemasan ketika putus cinta dibandingkan dengan wanita. Itu menurut dia. Bagaimana pendapat anda? Apakah anda memiliki pengalaman yang membenarkan atau menyangkal pendapat ini?
SUMBER :http://indonesiaindonesia.com/f/46978-pria-menderita-putus-cinta/index4.html
Minggu, 12 Februari 2012
SELAKSANA RATU DI HATIKU
Kejernihan Wajahmu, Sempurna bagai intan permata..
Di sanjung serta di hormati, bagai seorang raja..
Kesederhanaanmu, lebih dari segala kekayaan dunia..
Ketakwaan dirimu, itu yang membelenggu hatinya..
Diammu, bagai emas bertaburan dalam setiap senyumnya..
Berucap memilih tak akan terlaksana..
kepada mereka lelaki dewasa..
Wanita Solehah..
Penghias Dunia..
permata hati pemiliknya..
Para suami-suami yang soleh dan bertaqwa..
Sabtu, 11 Februari 2012
Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi. Bukan pula, eraman hangat di malam-malam yang dingin. Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi. Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku! Sesaat kemudian, bukan kematian yang kita terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang. Bila anda tak berani mengatasi masalah, anda tak akan menjadi seseorang yang sejati
Langganan:
Postingan (Atom)


